Selasa, 28 Mei 2013

INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM


Institut Agama Islam Darussalam
                Institut agama islam darusalam  adalah perguruan tinggi islam swasta yang dibawah payung pondok pesantren Darusalam.Pondok pesantren ini terletak diDesa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, kabupaten Ciamis. Pondok pesantren ini pada awalnya hanya pondok pesantren tradisional yang mana santrinya hanya pemuda sekitar. Pendiri pesantren ini dalah Kiyai Ahmat Fadlil (meninggal pada tahun 1950). Pondok pesantren ini berdiri sejak tahun 1929. Kemudian setelah kiyai meninggal dunia,maka kepimimpinan pesantren dipegang oleh anak nya yaitu KH.Irfan Hielmy. Kh.Irfan Hielmy mulai merilis pesantren modern pada tahun1967 mendirikan RA,MI dan MTS(1968),MAN(1969),IAID (1970).
            Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah perguruan tinggi islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan, yaitu pondok pesantren Darussalam. Pada awal berdirinya IAID, hanya memiliki satu fakultas yaitu syariah. Namun melalui usaha yang ulet kini telah ada fakultas tarbiyah (PAI, PGMI dan PGRA)dan program pascasarjana  (Program Pendidikan Isalam).
            Perguruan tinggi ini dalam kesehariannya nafas-nafas islaminya nya begitu terasa karena selain berbasis pesantren namun hubungan antara persaudaraan yang bernilai keislaman sangat terasa. Saling sapa dan senyum adalah kebiasaan keseharian antara santri maupun mahasiswa, dengan demikian menjadikan tali silaturahmi sangat erat disini. Jadi rasa nyaman dan nyaman dalam belajar sangat terjamin disini.

MAKALAH PENDIDIKAN PADA ZAMAN ROSUL

Bagi yang membutuhkan makalah "PENDIDIKAN PADA ZAMAN ROSUL" silahkan download disini

Minggu, 26 Mei 2013

seni bagian dari strategi dakwah



Wali Songo, kita mengingat strategi dakwah yang dilakukan oleh sunan Kali Jaga dengan menggunakan wayang. Beliau menjadi dalang dalam memainkan wayang bertujuan untuk mendakwahkan Islam ditanah Jawa, salah satu strategi inilah yang mampu mengubah atau penyebaran agama Islam ditanah jawa begitu pesat. Pada kala itu masyarakat Jawa menganut paham atau beragama Hindhu dan Budha.
            Wayang adalah salah satu kesenian kekayaan Indonesia yang berasal dari tanah Jawa, ternyata wayang tidak berhenti pada masa Sunan saja, sampai saat ini masih dibudayakan dan dilestarikan oleh anak bangsa dengan bermunculan dalang- dalang tenar seperti: Ki Anom Soroto, Ki Mantep Sudarsono, dan masih banyak lagi. Wayang kulit dan sinden serta gamelan adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan karena saling berperan aktif dalam pementasan. Dalang-dalang terkenal biasanya menciptakan lagu atau gending yang bertujuan beragam.
Salah satunya lagu yang bersifat islami dan mengajak kita untuk menegakkan syariat Islam. Lagu yang berjudul “PEPELING”, ciptaan Ki Anom Suroto.
Wis wancine tansah dielingke (sudah waktunya diingatkan)
Wis wancine podo nindak ake (sudah waktunya pada mengerjakan)
Adzan wis kumandhang wayahe sembahyang (Adzan sudah dikumandangkan             waktunya sholat)
Netepi wajib dawuhing pangeran (menjalankan wajib perintah Allah)
Sholat dadi cagak ing agama (sholat jadi tiangnya agama)
Limang wektu tansah dijogo (lima waktu harus dijaga)
Kanthi istiqomah lan sing tumakninah (dengan istiqoman dan yang tumakninah)
Luwih sampurno yen berjama’ah (lebih sempurna jika berjama’ah)
Subhuh Luhur lan Ashar (Shubuh, Dzhuhur dan Ashar)
Sholat sayekti ngadohke tindak mungkar (sholat mampu menjauhkan tindakan mungkar)
Magrib lan ‘Isya’ jangkepe (Magrib dan ‘Isya’)
Prayogane ditambah sholat sunate (kemudian dengan sholat sunah)
Jo sembrono kui perintah agomo (jangan sembarangan, itu perintah agama)
Ngelingono neng ndonyo mung sedelo (ingatlah didunia cuma sebentar)
Sabar lan tawakal pasrah sing kuoso (sabar dan tawakal berserah kepada yang berkuasa “Allah”)
Yen kepengen mbesok munggah suargo. (jika ingin masuk surga)

Lagu diatas hanya salah satu contoh lagu yang mempunyai nilai tinggi untuk berdakwah. Sebenarnya lagu-lagu mocopat pun banyak yang sebenarnya diciptakan oleh para wali yang sampai saat ini lagu-lagu itu masih dilestarikan oleh masyarakat Jawa.

perkembangan peserta didik



BAB II
PEMBAHASAN
A.   PENGERTIAN PERKEMBANGAN
Perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi yang terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi (Santrok Yussen 1992). Dengan demikian perkembangan berlangsung dari proses terbentuknya individu dari proses bertemunya sperma dengan sel telur dan berlangsung sampai hayat yang bersifat timbul adanya perubahan dalam diri individu.
Perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman dan terdiri atas serangkaian perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif (E.B Harlock). Dimaksudkan bahwa perkembangan merupakan proses perubahan individu yang terjadi dari kematangan (kemampuan seseorang sesuai usia normal) dan pengalaman yang merupakan interaksi antara individu dengan lingkungan sekitar yang menyebabkan perubahan kualitatif dan kuantitatif (dapat diukur) yang menyebabkan perubahan pada diri individu tersebut.
Perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru yang berbeda dari sebelumnya (kasiram, 1983:23), mengandung arti bahwa perkembangan merupakan perubahan sifat individu menuju kesempurnaan dari sifat-sifat sebelumnya.
Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian perkembangan yaitu merupakan perubahan individu kearah yang lebih sempurna yang terjadi dari proses terbentuknya individu sampai akhir hayat dan berlangsung secara terus menerus. Sebagai contoh anak yang baru berusia 5 bulan hanya bisa tengkurap kemudian setelah kira-kira 7 bulan sudah bisa berdiri tapi dengan bantuan orang lain, kemudian pada umur 9 bulan baru dapat berdiri sendiri dan mulai berjalan sedikit demi sedikit. Setelah umur 10 bulan baru dapat berjalan dengan lancar, setelah itu dia dapat berlari-lari. Maka proses perubahan tersebut dinamakan dengan perkembangan.

B.   CIRI-CIRI PERKEMBANGAN
Ciri-ciri perkembangan diantaranya meliputi:
a.       Perkembangan melibatkan perubahan perkembangan
Karena perkembangan terjadi bersamaandengan pertumbuhan, maka setiap pertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi. Perkembangan sistem reproduksi misalnya, disertai dengan perubahan pada organ kelamin, perkembangan intelegensia menyertai pertumbuhan otak dan serabut syaraf. Perubahan ini meliputi meliputi perubahan ukuran tubuh secara umum, perubahan proporsi tubuh, berubahnya ciri-ciri lama dan timbulnya ciri-ciri baru sebagai tanda kematangan suatu organ tubuh tertentu.


b.      Perkembangan awal menentukan pertumbuhan selanjutnya
Seseorang tidak akan bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum ia melewati tahapan sebelumnya.
Sebagai contoh, seorang anak tidak akan bisa berjalan sebelum ia bisa berdiri. Karena itu perkembangan awal ini merupakan masa kritis karena akan menentukan perkembangan selanjutnya.
c.                   Perkembangan mempunyai pola yang tetap
Perkembangan fungsi organ tubuh terjadi menurut dua hukum yang tetap, yaitu perkembangan terjadi lebih dahulu di daerah kepala kemudian menuju daerah kaundal, dan pola ini disebut pola sefalokaudal.
Perkembangan terjadi lebih dahulu didaerah proksimal (gerankan kasar) lalu berkembang ke bagian distal seperti jari-jari yang mempunyai kemampuan salam gerakan halus dan pola ini disebut proksimodistal.
d.      Perkembangan memiliki tahap yang berurutan
Tahap ini dilalui seorang anak mengikuti pola yang teratur dan berurutan, tahap-tahap tersebut tidak bisa terjadi terbalik, misalnya anak terlebih dahulu mampu membuat lingkaran sebelum mampu membuat gambar kotak,berdiri sebelum berjalan dan sebagainya.
e.                   Perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda
Seperti halnya pertumbuhan, perkembangan berlangsung dalam kecepatan yang berbeda-beda, kaki dan tangan berkembang pesat pada awal remaja, sedangkan bagian tubuh yang lain mungkin berkembang pesat pada masa yang lainnya.
f.       Perkembangan berkorelasi dengan pertumbuhan
Pada saat pertumbuhan berlangsung cepat, perkembangan pun demikian, terjadi peningkatan mental, ingatan, daya nalar, asosiasi, dan lain-lain.
C.   PRINSIP-PRINSIP PERKEMBANGAN
Gambaran tentang pola perkembanagansecara tepat akan dapat dipakai sebagai dasar untuk memahami anak-anak sekaligus mempunyai nilai ilmiah yang bersifat praktis, yaitu :
a.       Pengetahuan tentang pola perkembangan akan membantu mengetahui apa yang diharapkan dari anak pada tahap usia tertentu dan pada usia berapa akan muncul pola perilaku tertentu, dan kapan pola itu akan diganti oleh pola yang lain.
b.      Pengetahuan tentang apa yang diharapkan dari anak pada usia tertentu memungkinkan disusunnya pedoman dalam bentuk skala tinggi dan berat badan, skala usia mental dan skala perkembangan sosial atau emosional.
c.       Pengetahuan bahwa perkembangan yang berhasil membutuhkan bimbingan dan pembinaan, maka pengetahuan tentang pola perkembangan memungkinkan orang untuk dapat membimbing proses belajar anak pada waktu yang tepat pada masa peka yang merupakan masa palig tepat untuk berkembangnya kemampuan tertentu.
d.      Pengetahuan tentang pola normal dalam tahapan perkembangan tertentu akan dapat dipakai sebagai kriteria untuk mengenali secara dini perkembangan anak yang mungkin menyimpang dari pola umum.
                                                                                                            




KESIMPULAN
pengertian perkembangan yaitu merupakan perubahan individu kearah yang lebih sempurna yang terjadi dari proses terbentuknya individu sampai akhir hayat dan berlangsung secara terus menerus.
Ciri-ciri perkembangan diantaranya meliputi:
    Perkembangan melibatkan perubahan perkembangan .
    Perkembangan awal menentukan pertumbuhan selanjutnya.
    Perkembangan mempunyai pola yang tetap.
    Perkembangan memiliki tahap yang berurutan.
    Perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda.
    Perkembangan berkorelasi dengan pertumbuhan.
Prinsip perkembangan meliputi
    Pengetahuan tentang pola perkembangan.
    Pengetahuan tentang apa yang diharapkan dari anak pada usia tertentu.
    Pengetahuan bahwa perkembangan yang berhasil membutuhkan bimbingan dan
pembinaan.
    Pengetahuan tentang pola normal dalam tahap perkembangan tertentu.






DAFTAR PUSTAKA
Purwanti,Endang,2000,Perkembangan Peserta Didik.Universitas Muhammadiyah Malang.Malang
Agustiani,Hendriati,2006,Psikologi Perkembangan.Refuka Aditama.Bandung
Sobur,Alex,2009,Psikologi Umum.Pustaka Setia.Bandung
Berkaskep.blogspot.com/2013/01/ciri-ciri-khas-perkembangan.html?m=(21Februari2013)

Jumat, 10 Mei 2013

Air Terjun 7 Melati

Wonogiri – Di balik pegunungan Gajah Mungkur Wonogiri, ternyata terdapat satu potensi wisata air terjun tersembunyi. Grojogan Kedung Melati atau Grojogan Melati, demikian masyarakat menyebutnya.
Grojogan Melati berlokasi di Dusun Melati, Desa Keloran, Selogiri, Wonogiri. Dari Kantor Desa Keloran berjarak sekitar 3 kilometer arah selatan. Untuk mencapai tempat itu, harus berjalan kaki. Kendaraan roda 4 atau 2 tidak bisa mencapainya, sebab akses jalan yang ada masih berupa jalan setapak.
Panorama yang disuguhkan di Grojogan Melati adalah air terjun di bukit bebatuan. Uniknya, tak hanya ada satu air terjun. Melainkan 7 buah sekaligus. Enam di antaranya berundak-undak berada dalam satu jalur. Sedangkan satu air terjun terpisah.
Pada keenam air terjun, antara satu dengan yang lainnya berjarak 100 meter. Dan untuk mencapainya, pengunjung diharuskan mengeluarkan tenaga ekstra. Sebab, jalan setapak penghubungnya terbilang terjal berbatu licin.
“Malah itulah uniknya. Masih alami jalannya. Atau istilahnya masih perawan. Jadi merupakan salah satu alternatif obyek wisata di Wonogiri,” jelas Camat Selogiri, Bambang Haryanto di lokasi Grojogan Melati, Jumat (1/2).
Untuk lebih menarik pengunjung, di sekitar lokasi telah didirikan warung makan, dan tempat peristirahatan. Ke depan, direncanakan dibangun pagar pengaman di sepanjang jalan menuju lokasi.
Sementara, Bambang Sadriyanto, anggota DPRD Wonogiri mengatakan, Grojogan Melati berada di tengah kawasan hutan lindung. Sehingga diharapkannya, pemkab mesti mempertimbangkan konservasi alam dalam mengembangkannya.

Wonogiri ku




Wonogiri adalah salah satu bekas wilayah eks-Karesidenan Surakarta yang memiliki keindahan dalam panorama alamnya. Segala bentuk keindahan alam dimiliki oleh Wonogiri dari mulai gunung hingga pantai. Dari daratan tinggi hingga bekas daratan bekas lautan ada di Wonogiri.
Pantai Nampu adalah salah satu spot terbaik yang belum bnyak dieksplor oleh para penikmat alam dan pecinta pantai. Pantai yang terletak di Desa Dringo, Kelurahan Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito. Jarak tempuh dari kota Wonogiri ke spot sekitar 70 km dan butuh sekitar 2 jam untuk sampai di tempat wisata.
Deburan ombak biru yang beradu keras dengan karang-karang putih menjadi salah satu titik keindahan yang dimiliki pantai ini. Pantai Nampu memiliki sekitar 3 spot pantai yang dipisahkan oleh gundukan daratan hijau. Selain pantai dengan berpasir putih, pantai ini juga menawarkan sebuah keindahan dan kealamian yang belum tercemar oleh polusi. Sebuah maha karya Tuhan di ujung selatan Wonogiri.
Rute perjalanan dapat ditempuh dari Kecamatan Ngadirojo-Kecamatan Baturetno - Giriwoyo - Giri Tontro - Perempatan Giri Belah - Paranggupito. Jika wisatawan ari Surakarta dapat mengambil jalur Kota Wonogiri ke Paranggupito kemudian akan sampai di perempatan Giri Belah dan diteruskan ke Kecamatan paranggupito.
Pantai Nampu yang belum dipegang oleh pemda sampai sekarang masih tetap menjadi tanggungan warga sekitar pantai untuk menuai pendapatan. Pantai yang masih tergolong perawan jika dibanding dengan Pantai Parangtritis, Krakal, Baron, dll ini memiliki potensi wisata yang begitu luar biasa. Jika anda datang pada hari-hari kerja Anda kemungkinan besar akan mendapatkan Pantai Nampu dalam keadaan sepi dan seperti pantai milik sendiri karena pantai ini memang belum begitu dikenal sehingga hanya ramai pada hari-hari tertentu.
Walaupun berada di pelosok yang jauh dari hiruk pikuk kota, namun untuk masalah media transportasi seperti jalan tidak perlu dirisaukan karena jalan sudah sangat baik. Namun para wisatawan harus menggunakan kendaraan pribadi untuk bisa menggapai pantai ini karena belum adanya angkutan yang langsung menuju ke pantai tersebut.
Selama perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan khas batuan kars dan bukit-bukit hijau dengan tumbuhan yang menyejuk hati dan mata. Udara begitu bersih dan menyegarkan menjadi panorama tambahan bagi Anda sebelum Anda mencicipi bibir lautan Selatan milik Wonogiri.
Tiket masuk Pantai hanya Rp. 2000,- dan ditambah dengan uang untuk parkir sebesar Rp. 2000,-. Wooww… sangat murah sekali jika dibandingkan dengan keindahan dan keeksotisan pantai yang akan dapatkan. Di Pantai ini ada bisa berenang namun haruus berhati-hati karena Anda harus ingat pantai ini adalah bagian dari Lautan Selatan yang terkenal dengan ombak yang besar. Selain itu di pantai ini tidak ada petugas penjaga pantai yang mengawasi Anda sehingga paket wisata Anda harus dilengkapi dengan keamanan dan kehati-hatian yang extra.
Soal kuliner jangan Anda risaukan di Pantai ini Anda dapat menikmati es kelapa muda dengan gula dari nira kelapa yang diambil langsung dari pohon sekitar Pantai oleh penduduk setempat. Kalau makan menu utamanya yang tersedia hanya masakan mie. Jadi bagi Anda yang tidak suka makanan mie harus siap-siap masakan sendiri dari rumah.
Bagi Anda yang ingin merasakan keindahan lebih dari pantai ini termasuk sunset dan sunrise Anda bisa camping di bukit-bukit sekitar pantai. Anda dapat menikmati suasana malam hari dengan kerlap-kerlip perahu nelayan yang mencari ikan. Indah tak terperikan.
Jadi bagi Anda yang sekarang masih kebingungan untuk menentukan spot wisata untuk akhir pekan, Pantai Nampu bisa menjadi andalan bagi Anda memuaskan rasa dahaga anda dengan panorama pasir putih di ujung selatan Wonogiri.